Memang sih jika kita tidur dan ada kipas angin yang menyala didekat kita, kita bisa tidur pulas dan suhu sekitar ruangan nggak kepanasan. Kita juga tidur tidak dalam berkeringat lagi. Namun? Eeittsss, tunggu dulu, ada namun-nya yaitu efek samping jika berlama-lama tidur dan didekatnya ada kipas angin yang menyala bisa menyebabkan risiko terkena penyakit bell’s palsy

Jika sobat terkena hembusan angin dari kipas angin yang menyala ketika sobat tidur, efeknya bagi tubuh gak baik lho! Bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan sobat memosehat.

Bahaya Memakai Kipas Angin Ketika Hendak Tidur

Selain itu, ada 5 bahaya lagi yang sobat harus ketahui dalam pembahasan artikel ini.

Yuk, simak baik-baik di website yang informatif ini, scroll terus ke bawah ya, sampai selesai.

1. Kekurangan cairan tubuh (Dehidrasi)

Menurut seorang ahli syaraf, Dr. Wendra Ali mengatakan, bahwa jika seseorang dalam ruangan dingin dalam jangka waktu yang lama, suhu tubuh orang itu akan mengalami kekurangan cairan tubuh atau kekeringan.

Kita sebagai orang awam, bisa mendefinisikan bahwa orang tersebut kekurangan cairan (dehidrasi) karena udara dingin dalam ruangan tersebut menyerap air dari dalam tubuh kita.

Coba sobat bayangkan, jika sobat memakai kipas angin sepanjang malam secara terus menerus. Pasti sobat merasakan haus berlebihan bahkan dehidrasi dalam tubuh sobat.

Umumnya, kita bisa beradaptasi pada suhu 37 derajat celcius, jika dibawah 15 derajat celcius bisa dibayangkan kita kedinginan seperti apa.

2. Kekurangan oksigen

Bahaya selanjutnya yang bisa terjadi akibat menyalakan kipas angin berlama-lama yaitu kekurangan oksigen.

Kenapa kok bisa terjadi hal tersebut? Hal tersebut bisa terjadi jika sobat mengarahkan kipas angin yang menyala ke muka sobat, apalagi ruangan kamar sobat tidak ada ventilasi udara lagi.

Hembusan angin yang mengenai hidung dan mulut sobat membuat sobat kehabisan oksigen karena udara hanya berputar saja di dalam ruangan.

Jika dibiarkan berlama-lama, pasti jadinya akan fatal bukan? So, perhatikan kamar sobat! Apakah ventilasi udara terpasang dengan baik? Kalau belu, yuk sama-sama diperbaiki sedini mungkin.

Agar apa? Agar oksigen dalam ruangan berfungsi dengan optimal ketika dihirup saat tidur pulas.

3. Turunnya suhu tubuh.

Tak hanya beberapa bahaya yang sudah disebutkan di atas, hembusan angin dari kipas angin juga bisa menyebabkan suhu tubuh sobat menurun secara drastis juga.

Memang terlihat sepele, tetapi coba sobat bayangkan jika suhu luar suda terasa dingin dan kipas angin berputar sangat cepat dan pastinya akan menurunkan suhu tubuh sobat lebih rendah lagi.

Umumnya, kondisi tersebut bisa saja tiba-tiba terjadi ketika tekanan darah dan sistim pernapasan sobat terganggu.

Hal yang tidak diharapkan yaitu dapat mengganggu fungsi kinerja jantung dan paru-paru dalam tubuh itu sendiri.

Penulis menyarankan agar sobat memosehat menjaga kesehatan dua organ tersebut, boleh lagi untuk memeriksakan secara rutin ke dokter yang sobat percayai.

Baca Juga:

4. Hipotermia

Memang hipotermia lebih sering dialami oleh pendaki gunung pada umumnya.

Tetapi bukan mustahil jika kondisi suhu tubuh lebih dingin dari suhu luar tubuh dapat mengakibatkan hipotermia jika kita berada di dataran rendah bukan.

Jika sobat mengalami kedinginan yang amat akut dan terlalu lama, pembuluh darah di dalam tubuh dapat mengalami pembekuan dan mengkerut.

Lalu, hal tersebut dapat memutus aliran darah yang menuju ke jari tangan, hidung, telingan dan kaki sobat.

Yang pastinya, akibat itu semua tubuh sobat mengalami menggigil yang hebat.

Hipotermia sendiri dapat terjadi pada suhu kurang dari 36 derajat celcius atau dibawahnya.

Ada tiga klasifikasi hipotermia yaitu: rendah, sedang, dan berat. Dapat dikatakan berat jika suhu tubuh kurang dari 32 deajat celcius yah sobat.

Perlu sobat ketahui dan catat juga kalau perlu, bahwa hal ini yang turun adalah suhu tubuh dan bukan suhu ruangan.

5. Bell’s Pasly

Bell’s Pallsy adalah kelemahan yang terjadi pada syaraf otot wajah yang sifatnya sementara. Umumnya si penderita penyakit ini mengalami sulit senyum, susah berekspresi, dan tegang pada bagian wajah.

Mengerikan bukan? Apalagi jika lama mengidap penyakit jenis ini, pastinya tidak akan tertawa ketika mendengarkan atau menonton komedi ehehehe :D, bercanda.

Kenapa bisa terjadi? Ya, betul sekali. Hal itu dikarenakan suhu dingin yang menerpa bagian muka secara terus menerus ketika menggunakan kipas angin saat tidur.

Jadi, masih beranikah memakai kipas angin yang menyala ketika hendak tertidur pulas?

Penulis menyarankan agar berhati-hati dalam setiap penggunaan kipas angin, cukup seperlunya saja yah sobat.

Jangan lama-lama, lakukan saja, dan rasakan efek sampingnya.

Semoga artikel yang penulis tulis malam ini yang berjudul 5 penyakit berbahaya jika tidur memakai kipas angin, salah satunya penyakit bell’s palsy bermanfaat yah sobat memosehat.

Sampai bertemu di pembahasan artikel selanjutnya yang cetar membahana, jangan lupa bahagia, jaga kesehatan selalu. See you next again ^_^

Baca Juga:

Pages: 1 2